Hindari Password Manager Pada Browser

post by admin Posted in Computer Security, General 1 Comment »

Layanan social networking memang mengasikkan. Kita bisa berbagi informasi dan mengetahui informasi teman-teman kita. Namun beberapa pengguna layanan social networking banyak yang mengeluh bahwa akun mereka di-hack oleh orang lain. Mungkin akan menjadi pertanyaan, bagaimana bisa terjadi? Ada beberapa skenario yang bisa terjadi, namun setelah kami telusuri lebih lanjut, ternyata banyak kesalahan terletak pada pengguna itu sendiri. Maksudnya?

Beberapa browser terkini seperti Internet Explorer atau Mozilla menawarkan fitur Password Reminder / Password Manager. Fitur ini berguna supaya pengguna tidak perlu mengisi password lagi ketika ingin login ke suatu website di lain hari. Fitur ini memang berguna, namun jika anda hanya menggunakan komputer anda sendiri untuk login dan tidak digunakan orang lain. Kebanyakan pengguna internet di indonesia mengakses internet melalui sarana publik, seperti warnet, kampus ataupun kantor. Nah, ketidaktahuan ini yang menjadi salah satu penyebab peng-­hack-an oleh orang lain. Namun anda jangan kuatir, anda bisa kok menghilangkan fitur / menghapus password yang terlanjur tersimpan. Caranya?

Untuk Mozilla Firefox:

Klik tools > Clear private data (atau tekan ctrl + shift + delete). Maka akan muncul layar Clear Private Data. Centang / tandai semua pilihan yang ada. Lalu klik tombol [Clear Private Data Now]. Browser akan menghapus file-file yang mungkin menyimpan informasi untuk anda.

Untuk Internet Explorer 7:

Klik Tools > Internet option. Maka akan muncul layar Internet Option. Pada tab General, cari Browsing History. Lalu klik [Delete..]. akan muncul layar Delete Browsing History. Ada beberapa pilihan disini, untuk amannya, pilih [Delete All]. Jika muncul kotak dialog, pilih yes. (jika anda menggunakan IE6 kebawah, cobalah cari fitur Browsing History, caranya hampir sama saja).

Nah, selain itu ada satu hal lagi yang harus anda perhatikan. Website sekarang biasanya menawarkan fasilitas Remember Me yang hampir sama fungsinya, yaitu untuk menyimpan password. Jangan menggunaan pilihan ini. Hilangkan tanda (uncheck) pada pilihan ini jika anda ingin login (misalnya email yahoo, gmail, dsb). Nah, sekarang setidaknya ada bisa merasa aman dalam menjelajahi dunia internet. selamat mencoba!!

AddThis Social Bookmark Button

Tips mendeteksi virus pada flash disk

post by admin Posted in Computer Security, General 1 Comment »

Anda mungkin merupakan tipe orang yang suka bertualang dengan komputer. Dengan berbagai macam hal, anda menggunakan komputer baik di warnet, rental, kantor atau tempat lainnya dan menyimpan data pada flash disk anda. namun, tidak semua komputer yang anda gunakan bebas virus. Nah, dibawah ini ada tips untuk mendeteksi apakah ada virus atau tidak dalam flash disk anda.

Sebelum anda mencolokkan flash disk ke dalam komputer, tekan tombol shift terus-menerus hingga flash disk berhasil terdeteksi oleh komputer (kurang lebih 10-20 detik, tergantung komputer). Langkah ini berfungsi untuk menonaktifkan fitur auto run yang banyak disalahgunakan oleh virus (terutama virus lokal). Jika muncul peringatan stickykeys, abaikan saja (klik cancel).

Klik statrt > run. Pada jendela run, ketik cmd. Lalu klik ok. Maka akan muncul program command prompt (DOS jika anda menggunakan windows 98, ME).

Pada jendela command prompt, ketik dir nama drive /A:hs. Contoh: dir f:\ /A:hs. Nama drive disini adalah nama drive flash disk anda. apa itu nama drive? Singkatnya nama drive mewakili media-media penyimpanan yang ada pada komputer dan pada windows dilambangkan dengan huruf seperti c,d,e dan seterusnya. Perhatikan hasil yang muncul. Pada flash disk normal, seharusnya muncul tulisan file not found. Jika ada muncul daftar file berekstensi (berakhiran) inf dan exe, maka bisa dipastikan flash disk anda telah terinfeksi virus.

Pada command prompt, ketik attrib -H -S nama drive *.* (contoh attrib -H -S f:\*.*). Fungsi ini untuk mencabut file atribut pada semua file.

Pada command prompt. Ketik del nama drive *.inf (contoh del f:\*.inf). jika ternyata ada banyak file inf di flash disk anda maka anda bisa ketik del nama drive autorun.inf (contoh del f:\autorun.inf).

Pada command prompt, ketik del nama drive *.exe (contoh del f:\*.exe). yang perlu anda perhatikan disini adalah perintah ini akan menghapus seluruh file exe pada flash disk anda. jika ternyata di flash disk anda ada file exe lainnya (yang bukan virus), maka anda bisa mengetik langung nama virusnya (contoh del f:\mouse.exe). jika anda tidak yakin, maka anda cukup merename semua file exe dengan perintah f:\*.exe *.exe.bak (ganti f:\ dengan nama drive flash disk anda). jika sudah, maka bisa dipastikan flash disk anda telah terbebas oleh virus.

Yang perlu anda perhatikan adalah tips ini tidak berguna jika ternyata komputer yang anda gunakan telah terinfeksi oleh virus. Selain itu tidak semua virus menggunakan file berkahiran exe. Oleh karena itu, anda juga harus perhatikan file-file berakhiran exe, vbs, cmd, com, dan bat pada flash disk anda. dan jika anda memilih merename (pada langkah terakhir), ada baiknya anda menghapus file yang di curigai sebagai virus. Biasanya virus lokal menggunakan nama seperti desktop.exe, command.exe, mouse.exe, pservermouse.exe. hapuslah file-file tersebut.

AddThis Social Bookmark Button

Program Penyelamat Data

post by admin Posted in Computer Security, General 8 Comments »

pernahkah anda merasa kesal file-file penting anda hilang dari komputer anda? baik tidak sengaja terhapus, dihapus oleh virus, atau media penyimpanan data yang rusak. anda tidak perlu kuatir. gunakan saja program penyelamat file (file recovery utilities). program penyelamat data dirancang untuk mengembalikan file-file yang terhapus, mulai dari terhapus secara biasa hingga mengembalikan file dari media penyimpanan yang telah rusak. namun yang perlu anda ketahui adalah tidak semua data yang terhapus bisa dikembalikan (recovery).

dibawah ini ada beberapa program penyelamat data yang bisa anda gunakan (dan gratis!!):

Softperfect File Recovery

program yang satu ini sangat mudah digunakan. selain itu, ukuran file yang kecil dan tidak perlu di instal membuat program ini cocok dibawa kemana-mana.

FreeUndelete

program yang satu ini memiliki kemampuan yang cukup handal. program ini juga bisa digunakan untuk mencari file-file khusus seperti file office, file database, email, file gambar, dan sebagainya.

Undelete Plus

program yang satu ini memiliki tampilan yang cukup menarik, walau mungkin akan terlihat membosankan. program ini juga memiliki kemampuan yang handal untuk mengembalikan data-data anda.

PC Inspector File Recovery

program yang satu ini sudah terkenal akan kemampuannya untuk mengembalikan data yang terhapus. program ini juga bisa digunakan untuk mengembalikan file-file yang berada pada media penyimpanan yang sudah rusak.

AddThis Social Bookmark Button