Pedoman mendesain website

Mendesain website tidak bisa sembarangan. Ada beberapa aturan-aturan dan batasan-batasan yang berlaku. Dibawah ini merupakan pedoman-pedoman yang bisa anda gunakan untuk membantu anda mendesain sebuah website.

A. Desain Halaman Website

  • Hindari pembuatan halaman website yang mempunyai ukuran lebih besar daripada resolusi 800×600. hal ini untuk membuat nyaman pengunjung ketika melihat website anda dari layar berosulusi kecil.
  • Hindari pembuatan halaman yang ukuran filenya lbih besar dari 80 kb.
  • Jangan menggunakan spasi atau karakter lain untuk setiap halaman website anda. Gunakan strip (-) atau underscore (_) untuk menggantikan spasi. Juga usahakan agar nama file huruf kecil semuanya (lowercase).
  • Rancanglah sebuah halaman website yang bisa dijalankan di semua browser. Hindari penggunaan kode-kode HTML tertentu yang hanya didukung oleh browser tertentu
  • Hindari pemasangan e-mail pribadi pada website
  • Letakan menu utama /navigasi website anda pada bagian atas atau kiri
  • Hindari penggunaan gambar sebagai menu utama. Gunakan tulisan
  • Jika tidak perlu, hindari penggunaan frame pada halaman website anda.
  • Desainlah setiap halaman website dengan desain yang seragam
  • Jangan menggunakan banyak wrna, gunakan 3 warna atau kurang dan gunakanlah warna-warna yang berkategori “web safe”.
  • Gunakan format jpeg untuk setiap gambar yang ada. Usahakan gambar tersebut memiliki resolusi yang kecil dan ukuran yang kecil
  • Gunakan jenis hurf yang standar untuk web seperti verdanan, georgia, arial.
  • Gunakan CSS untuk memudahkan pendesainan halaman website anda
  • Berikan informasi yang jelas tentang cara-cara yang pengunjung bisa lakukan untuk menghubungi anda. Ada baiknya juga anda membuat sebuah form sebagai wadah pengunjung untuk bisa berinteraksi dengan anda
  • Hindari pembuatan halaman website yang terlalu panjang. Ada baiknya jika halaman tersebut dibagi menjadi halaman-halaman yang pendek.
  • Hindari penggunaan animasi yang berlebihan. Bahkan jika perlu, hindari penggunaan animasi pada website anda

B. Penggunaan Script

  • Hindari penggunaan client-side/browser-side script seperti javascript atau vbscript
  • Gunakan server-side script untuk mengantikan client-side script yang biasa digunakan untuk membuat: jam/tanggal, kalender, cookies.
  • Jika website anda memang membutuhkan client-side script, berikanlah informasi kepada pengguna bahwa website anda membutuhkan client-side script agar bisa ditampilkan dengan baik

C. Penggunaan Cookies

  • Jika memungkinkan hindari penggunaan cookies. Anda bisa menggunaan session sebagai alternatif
  • Jangan menaruh informasi penting dalam cookies
  • Usahakan ukuran cookies kecil
  • Hindari penggunaan banyak cookies pada website anda
  • Jika website anda memang membutuhkan cookies, berikanlah informasi kepada pengguna bahwa website anda membutuhkan cookies agar bisa ditampilkan dengan baik

D. Pop Up Window

  • Hindari penggunaan pop up window
  • Jika anda memang membutuhkan sebuah pop up window, rancanglah supaya pop up window hanya bisa ditampilkan ketika pengujung melakukan sebuah aksi untuk membuka pop up window tersebut

E. Download Content

  • Jika website anda menawarkan pengunduhan (download) sebuah dokumen tulisan, gunakan format file seperti RTF (rich text format), TXT (plain text) atau PDF (portable document format).
  • Berikan informasi-informasi seperti: ukuran file, alamat (URL) file yang ingin diunduh, format file pada setiap file yang anda tawarkan untuk diunduh

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

4 Responses to “Pedoman mendesain website”

  1. mo ana praktekan dl lah,,,,,mkch bny ya tipsnya,

  2. yups, sama-sama bro…

  3. mau numpang nanya nich, saya pemula, dan tidak punya basic pendidikan computer, kalau bikin web yang bisa berinteraksi dengan pengunjung, gimana sich caranya? saya pake dreamwevear,sudah bisa bikin form-nya, tapi begitu saya upload form-nya tidak berfingsi. mohon bantuannya, makasih….

  4. supaya form yang anda rancang dapat berfungsi, maka diperlukan program untuk mengelola form tersebut. program itu bisa anda buat dengan PHP, ASP, dan beberapa bahasa pemograman berbasis server (server-side). untuk memudahkan anda, anda bisa memulai dengan belajar bahasa pemograman PHP. sumber terbaik untuk belajar silakan anda unduh di ilmukomputer.com.

Leave a Reply