Sekilas tentang Disk Fragmentation

Ada banyak penyebab yang membuat kinerja komputer anda menjadi menurun, dan salah satunya adalah hard disk yang terfragmentasi (Fragmentation hard disk). Fragmentasi itu sendiri merupakan sebuah kejadian alami yang sering terjadi pada media penyimpanan -terutama hard disk-. Wikipedia mendeskripsikan fragmentasi adalah sebuah kejadian dimana sebuah media penyimpanan digunakan secara tidak efisien yang menyebabkan kapasitas media penyimpanan menjadi berkurang. Anda bingung dengan istilah dari wikipedia? Istilah mudahnya, fragmentasi adalah kejadian dimana letak file pada media penyimpanan tidak beraturan. Makin bingung?

Sebelum melangkah lebih jauh lagi, anda harus memahami tentang dasar-dasar media penyimpanan (dalam hal ini hard disk). Sebuah hard disk dibagi-bagi menjadi beberapa bagian, yaitu track dan sector. Hard disk bisa dianalogikan dengan lemari, dimana sebuah lemari mempunyai banyak laci-laci. Nah, track dan sector itu mempunyai sebuah batasan / ukuran tertentu untuk menampung sebuah data. Ukuran atau batasan itu sendiri ditentukan oleh sistem operasi yang anda gunakan. Nah, fragmentasi terjadi jika data yang ditulis di hard disk tidak muat pada satu track / sector atau data tidak ditulis pada sector / track secara berurutan. Tambah bingung?

Lebih mudahnya seperti ini: anda mempunyai sebuah buku enskiklopedia sebanyak 20 buku. Buku tersebut ingin anda taruh pada lemari anda yang mempunyai banyak laci. Namun setiap laci hanya bisa dimuati 5 buku saja. Nah, untuk memudahkan anda -dan secara normal-, anda menaruh semua buku itu pada laci-laci lain secara berurutan. Namun bagaimana jika pada lemari anda tidak ada satu deret laci yang kosong (dan anda malas merapihkan lemari anda)? Anda pasti akan menaruh buku-buku anda pada laci-laci yang masih kosong (walaupun tidak berurutan). Nah seperti itulah gambaran tentang fragmentasi terjadi.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan fragmentasi terjadi. Namun hal utama adalah penghapusan file. Sebuah file yang terfragmentasi akan membuat file tersebut lebih susah untuk diakses. Dan jika ada banyak file yang susah untuk di akses, maka bisa menurunkan kinerja komputer anda. Hard disk yang terfragmentasi juga bisa memperpendek umur hard disk anda karena hard disk bekerja lebih keras untuk mengakses file.

Nah, untuk mengatasi hal ini, maka anda perlu melakukan Defragmentation atau di singkat Defrag. Defrag merupakan penyusunan kembali file-file yang berantakan supaya tersusun dengan rapi. Setiap sistem operasi mempunyai program bawaan untuk melakukan proses defrag. Dan jika anda menggunakan windows, maka anda bisa menggunakan program bawaan windows, yaitu Disk Defragmenter.

Nah, sekarang jika anda merasa bahwa kinerja komputer anda menurun, mungkin salah satu penyebabnya adalah hard disk anda terfragmentasi. Oleh karena itu, lakukanlah proses Defrag. Ada baiknya jika anda melakukan proses Defrag minimal 1 bulan sekali. Untuk melakukannya (pada komputer dengan OS windows) anda bisa membaca artikel kami mengenai cara melakukan proses defrag. Selamat mencoba!!


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

Leave a Reply