Tips mendeteksi virus pada flash disk

Anda mungkin merupakan tipe orang yang suka bertualang dengan komputer. Dengan berbagai macam hal, anda menggunakan komputer baik di warnet, rental, kantor atau tempat lainnya dan menyimpan data pada flash disk anda. namun, tidak semua komputer yang anda gunakan bebas virus. Nah, dibawah ini ada tips untuk mendeteksi apakah ada virus atau tidak dalam flash disk anda.

Sebelum anda mencolokkan flash disk ke dalam komputer, tekan tombol shift terus-menerus hingga flash disk berhasil terdeteksi oleh komputer (kurang lebih 10-20 detik, tergantung komputer). Langkah ini berfungsi untuk menonaktifkan fitur auto run yang banyak disalahgunakan oleh virus (terutama virus lokal). Jika muncul peringatan stickykeys, abaikan saja (klik cancel).

Klik statrt > run. Pada jendela run, ketik cmd. Lalu klik ok. Maka akan muncul program command prompt (DOS jika anda menggunakan windows 98, ME).

Pada jendela command prompt, ketik dir nama drive /A:hs. Contoh: dir f:\ /A:hs. Nama drive disini adalah nama drive flash disk anda. apa itu nama drive? Singkatnya nama drive mewakili media-media penyimpanan yang ada pada komputer dan pada windows dilambangkan dengan huruf seperti c,d,e dan seterusnya. Perhatikan hasil yang muncul. Pada flash disk normal, seharusnya muncul tulisan file not found. Jika ada muncul daftar file berekstensi (berakhiran) inf dan exe, maka bisa dipastikan flash disk anda telah terinfeksi virus.

Pada command prompt, ketik attrib -H -S nama drive *.* (contoh attrib -H -S f:\*.*). Fungsi ini untuk mencabut file atribut pada semua file.

Pada command prompt. Ketik del nama drive *.inf (contoh del f:\*.inf). jika ternyata ada banyak file inf di flash disk anda maka anda bisa ketik del nama drive autorun.inf (contoh del f:\autorun.inf).

Pada command prompt, ketik del nama drive *.exe (contoh del f:\*.exe). yang perlu anda perhatikan disini adalah perintah ini akan menghapus seluruh file exe pada flash disk anda. jika ternyata di flash disk anda ada file exe lainnya (yang bukan virus), maka anda bisa mengetik langung nama virusnya (contoh del f:\mouse.exe). jika anda tidak yakin, maka anda cukup merename semua file exe dengan perintah f:\*.exe *.exe.bak (ganti f:\ dengan nama drive flash disk anda). jika sudah, maka bisa dipastikan flash disk anda telah terbebas oleh virus.

Yang perlu anda perhatikan adalah tips ini tidak berguna jika ternyata komputer yang anda gunakan telah terinfeksi oleh virus. Selain itu tidak semua virus menggunakan file berkahiran exe. Oleh karena itu, anda juga harus perhatikan file-file berakhiran exe, vbs, cmd, com, dan bat pada flash disk anda. dan jika anda memilih merename (pada langkah terakhir), ada baiknya anda menghapus file yang di curigai sebagai virus. Biasanya virus lokal menggunakan nama seperti desktop.exe, command.exe, mouse.exe, pservermouse.exe. hapuslah file-file tersebut.


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

One Response to “Tips mendeteksi virus pada flash disk”

  1. good idea

    good job

Leave a Reply