program kompresi file alternatif

post by admin Posted in General | No Comments »

Salah satu format kompresi file yang paling sering digunakan adalah Zip. Bahkan beberapa sistem operasi terbaru mendukung format Zip secara langsung, sehingga memudahkan pengguna komputer untuk berinteraksi dengan format tersebut. Namun demikian, format Zip bukanlah satu-satunya format kompresi file yang digunakan orang. Ada beberapa format kompresi lainnya yang sering digunakan oleh banyak orang. Pada windows, format kompresi file yang cukup terkenal adalah Rar. Sedangkan dari dunia Linux, maka anda pasti familiar dengan 7z, Tar, gzip, bz2, dsb.

Anda Tertarik? baca selengkapnya

AddThis Social Bookmark Button

Tips mendeteksi virus pada flash disk

post by admin Posted in Computer Security, General | 1 Comment »

Anda mungkin merupakan tipe orang yang suka bertualang dengan komputer. Dengan berbagai macam hal, anda menggunakan komputer baik di warnet, rental, kantor atau tempat lainnya dan menyimpan data pada flash disk anda. namun, tidak semua komputer yang anda gunakan bebas virus. Nah, dibawah ini ada tips untuk mendeteksi apakah ada virus atau tidak dalam flash disk anda.

Sebelum anda mencolokkan flash disk ke dalam komputer, tekan tombol shift terus-menerus hingga flash disk berhasil terdeteksi oleh komputer (kurang lebih 10-20 detik, tergantung komputer). Langkah ini berfungsi untuk menonaktifkan fitur auto run yang banyak disalahgunakan oleh virus (terutama virus lokal). Jika muncul peringatan stickykeys, abaikan saja (klik cancel).

Klik statrt > run. Pada jendela run, ketik cmd. Lalu klik ok. Maka akan muncul program command prompt (DOS jika anda menggunakan windows 98, ME).

Pada jendela command prompt, ketik dir nama drive /A:hs. Contoh: dir f:\ /A:hs. Nama drive disini adalah nama drive flash disk anda. apa itu nama drive? Singkatnya nama drive mewakili media-media penyimpanan yang ada pada komputer dan pada windows dilambangkan dengan huruf seperti c,d,e dan seterusnya. Perhatikan hasil yang muncul. Pada flash disk normal, seharusnya muncul tulisan file not found. Jika ada muncul daftar file berekstensi (berakhiran) inf dan exe, maka bisa dipastikan flash disk anda telah terinfeksi virus.

Pada command prompt, ketik attrib -H -S nama drive *.* (contoh attrib -H -S f:\*.*). Fungsi ini untuk mencabut file atribut pada semua file.

Pada command prompt. Ketik del nama drive *.inf (contoh del f:\*.inf). jika ternyata ada banyak file inf di flash disk anda maka anda bisa ketik del nama drive autorun.inf (contoh del f:\autorun.inf).

Pada command prompt, ketik del nama drive *.exe (contoh del f:\*.exe). yang perlu anda perhatikan disini adalah perintah ini akan menghapus seluruh file exe pada flash disk anda. jika ternyata di flash disk anda ada file exe lainnya (yang bukan virus), maka anda bisa mengetik langung nama virusnya (contoh del f:\mouse.exe). jika anda tidak yakin, maka anda cukup merename semua file exe dengan perintah f:\*.exe *.exe.bak (ganti f:\ dengan nama drive flash disk anda). jika sudah, maka bisa dipastikan flash disk anda telah terbebas oleh virus.

Yang perlu anda perhatikan adalah tips ini tidak berguna jika ternyata komputer yang anda gunakan telah terinfeksi oleh virus. Selain itu tidak semua virus menggunakan file berkahiran exe. Oleh karena itu, anda juga harus perhatikan file-file berakhiran exe, vbs, cmd, com, dan bat pada flash disk anda. dan jika anda memilih merename (pada langkah terakhir), ada baiknya anda menghapus file yang di curigai sebagai virus. Biasanya virus lokal menggunakan nama seperti desktop.exe, command.exe, mouse.exe, pservermouse.exe. hapuslah file-file tersebut.

AddThis Social Bookmark Button

Menambah memori komputer

post by admin Posted in General, windows tips | No Comments »

Melakukan banyak pekerjaan dengan komputer memang mengasikkan. Mengerjakan tugas kantor atau kuliah, sambil mendengarkan lagu serta membackup file penting (misalnya) bisa dilakukan bersamaan sehingga mengehemat waktu. Namun, semakin banyak program yang anda jalankan akan membuat penuh memori anda. Mungkin anda pernah mengalami situasi dimana windows memunculkan peringatan low memory (kapasitas memori yang tersedia tinggal sedikit). Solusinya adalah dengan menambah memori (RAM) komputer anda.

Eits, tunggu dulu. Menambah memori (RAM) bukanlah pekerjaan yang mudah dan membutuhkan biaya (karena harus membeli memori lagi). Oleh karena itu, anda bisa mengakalinya dengan Virtual Memory. Virtual Memory adalah sebuah teknik dimana sistem operasi mengalokasikan sebagian isi hard disk anda untuk menjadi memori pembantu / memori tambahan pada komputer anda. Alokasi tersebut dinamakan Paging File. Ingin melakukannya? Ikuti cara berikut ini:

  1. klik start > control panel. Pada jendela contol panel pilih system. Akan muncul jendela System Properties.
  2. pada jendela System Properties, pilih Advanced. Cari boks performance, klik Settings. Akan muncul jendela Performance Options. Pada jendela Performance Options, pilih Advanced. Cari boks Virtual Memory lalu klik Change. Maka akan muncul jendela Virtual Memory.pada boks (frame) Drive, akan muncul daftar drive (hard disk) yang ada pada komputer anda. Pilihlah salah satu drive untuk tempat Virtual Memory di buat. Lebih baik jika anda memilih drive yang berbeda dengan lokasi system (biasanya c:\)
  3. pada boks Paging file size pilihlah Custom Size. Lalu masukkanlah nilai Initial Size dan Maximum Size. Sebagai pedoman, untuk nilai Initial Size, masukan nilai kapasitas memori anda dikali 1,5. sedangkan untuk Maximum Size, kalikan 3. sebagai contoh, jika memori anda 256 Mb, maka untuk intial izenya 384 Mb, dan untuk maximun size 768 Mb. Jika sudah, klik ok. Pastikan juga bahwa masih tersisa kapasitas bebas pada hard disk (free spac) yang cukup untuk menampung virtual memory yang anda buat.

Nah, dengan demikian, maka anda telah menambah memori anda. Walaupun tidak sebaik jika anda menambah memori secara fisik, namun hal ini cukup membantu anda, terutama jika anda tidak ingin mengotak-atik komputer anda secara fisik.

AddThis Social Bookmark Button